Polres Metro Depok Tuntaskan Buta Huruf Hijaiyah Lewat Program Polisi Mengaji Selama Ramadan

Tuntaskan buta huruf alquran dengan program polisi mengaji selama Ramadan.

 

Aroundjakarta.com – Momentum Ramadan dimanfaatkan Polres Metro Depok untuk memperkuat pembinaan internal anggotanya. Melalui program bertajuk Polisi Mengaji, jajaran kepolisian menargetkan penuntasan buta huruf hijaiyah dan peningkatan kemampuan membaca Al-Qur’an bagi personel yang masih belum lancar.

Kapolres Metro Depok Kombespol Abdul Waras menyampaikan, program tersebut digelar sebagai bagian dari rangkaian kegiatan menyambut bulan suci.

“Hari ini dari jajaran Polres Metro Depok dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan, kita adakan program namanya Polisi Mengaji, ” ungkap Abdul Waras, Kamis (19/2).

Dia menjelaskan, kegiatan ini difokuskan bagi anggota yang masih belum mampu membaca huruf hijaiyah maupun memahami tajwid dengan baik. Pembelajaran dilakukan secara bertahap agar kemampuan dasar membaca Al-Qur’an dapat ditingkatkan.

“Kegiatan Polisi Mengaji ini betul-betul teman-teman anggota kami yang masih buta huruf hijaiyah atau buta Al-Quran kita ajarin untuk mengaji, baik itu di hijaiyah nya maupun ilmu tajwid, ” jelas dia.

Pada pelaksanaan perdana, sebanyak 76 personel mengikuti pembelajaran. Dia berharap kegiatan tersebut dapat membantu anggota mengisi Ramadan dengan aktivitas yang lebih positif.

“Hari ini ada sekitar 76 anggota kita yang kita lakukan pembelajaran Al-Quran yang mudah-mudahan bisa membawa peningkatan kemampuan bagi yang bersangkutan, sehingga bisa mengisi bulan suci ramadan ini dengan hal yang positif dengan membaca Al-Quran, ” jelas dia.

Menariknya, program ini juga melibatkan mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus, seperti HMI, PMI, dan IMM. Kehadiran mahasiswa tidak hanya sebagai pengajar, tetapi juga menjadi ruang membangun komunikasi yang lebih cair antara kepolisian dan kelompok mahasiswa.

Abdul Waras menilai kolaborasi tersebut penting untuk menghilangkan jarak dan potensi gesekan yang kerap muncul dalam dinamika di lapangan.

“Kemudian yang kedua tentu ini untuk mengelaborasi, kemudian membuat kebersamaan dengan adik-adik mahasiswa, jadi tidak ada jarak yang selama ini mungkin dalam kegiatan-kegiatan di lapangan, sering ya katakan bergesekan, nah ini kita rangkul, kita bareng-bareng sehingga bisa lebih mendekatkan dengan adik-adik mahasiswa. Komunikasi juga bisa berjalan dengan lancar, ” papar dia.

Program Polisi Mengaji direncanakan berlangsung rutin setiap pekan selama Ramadan.

“Kami rencanakan setiap seminggu sekali, dari hari Kamis nanti setiap seminggu sekali kita akan lakukan hal ini dalam mengisi bulan suci Ramadan ini.”

Dia berharap, peningkatan kemampuan membaca Al-Qur’an tidak berhenti setelah Ramadan berakhir, tetapi menjadi kebiasaan yang terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari anggota kepolisian.

Selain itu, dengan pendekatan pembinaan religius ini, Polres Metro Depok ingin memastikan Ramadan tidak hanya menjadi momentum menjaga keamanan wilayah, tetapi juga masa memperkuat kualitas spiritual dan kebersamaan internal.

Post Comment