Koni Depok Bidik Talenta E-Sport, Pembinaan Atlet Didorong Lebih Serius

Kini Depok mendorong perkembangan E-Sport lewat berbagi kegiatan (istimewa)

 

Aroundjakarta.com – Perkembangan e-sport di Kota Depok mulai mendapat perhatian lebih serius sebagai bagian dari pembinaan olahraga prestasi. Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Depok melihat kompetisi gim elektronik dapat menjadi salah satu pintu untuk menemukan atlet muda potensial.

Komitmen tersebut terlihat dalam turnamen Mobile Legends yang digelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 di Polres Metro Depok, 26 Juni 2026. Ketua Umum KONI Kota Depok Herry Suprianto hadir dalam kegiatan tersebut sekaligus memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan kompetisi e-sport.

Menurut Herry, kompetisi e-sport tidak semata menjadi ajang pertandingan gim, tetapi dapat dimanfaatkan sebagai bagian dari proses pencarian dan pembinaan atlet. Kompetisi yang digelar secara terarah dinilai dapat mempertemukan pemain potensial dengan lingkungan yang mendukung perkembangan prestasi.

“E-sport saat ini sudah menjadi cabang olahraga yang diakui dan memiliki prospek besar. Turnamen seperti ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi secara positif dan terarah,” ujarnya, Senin (29/06/26).

Herry mengatakan, pengembangan e-sport membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. KONI Depok membuka ruang kerja sama dengan pemerintah, kepolisian maupun komunitas untuk membangun pembinaan yang tidak berhenti pada penyelenggaraan turnamen.

Selain kemampuan teknis, pembinaan atlet juga perlu menyentuh aspek kedisiplinan, kerja sama tim dan sportivitas. Menurut dia, unsur tersebut menjadi bagian penting untuk membentuk atlet yang mampu mengikuti kompetisi dengan jenjang lebih tinggi.

“Pembinaan harus dilakukan secara berjenjang agar atlet tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memiliki mental dan karakter yang kuat untuk bersaing di level lebih tinggi,” tambahnya.

Turnamen Mobile Legends tersebut mempertemukan peserta dari berbagai unsur masyarakat dan komunitas e-sport. Kegiatan juga melibatkan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), sehingga kompetisi e-sport tidak hanya menjadi ruang pertandingan, tetapi juga sarana memperkuat hubungan antarlembaga dengan komunitas anak muda.

Wakapolres Metro Depok AKBP Akmal mengatakan kegiatan tersebut menjadi salah satu cara kepolisian membangun kedekatan dengan generasi muda melalui aktivitas yang kompetitif dan positif.

“Sinergi antara KONI, kepolisian, dan komunitas diharapkan mampu mempercepat lahirnya atlet-atlet e-sport asal Depok yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional,” tutupnya.

Post Comment