MIND ID Buka “Karpet Merah” bagi Lulusan UI Masuk Dunia Industri

Salah seorang lulusan UI menyampaikan pesan kesannya. (Istimewa)

Aroundjakarta.com – Ribuan lulusan UI atau Universitas Indonesia mendapat tawaran peluang lebih besar untuk memasuki dunia industri. Wakil Direktur Utama MIND ID sekaligus Anggota Majelis Wali Amanat UI, Dany Amrul Ichdan, menyatakan alumni UI akan mendapat kesempatan prioritas untuk mengikuti proses seleksi dan asesmen di dunia industri.

Pernyataan tersebut disampaikan Dany saat memberikan orasi kebangsaan dalam upacara wisuda UI, belum lama ini. Menurut dia, akses menuju tahap awal seleksi menjadi salah satu modal penting bagi lulusan baru yang mulai memasuki dunia kerja.

“Saya memberikan karpet merah prioritas bagi alumni UI,” ungkap Dany di hadapan para wisudawan.

Dany menjelaskan, prioritas tersebut bukan berarti lulusan otomatis diterima bekerja. Alumni tetap harus mengikuti proses seleksi dan asesmen yang berlaku di perusahaan. Namun, ia menilai pemberian akses untuk masuk ke tahap tersebut dapat membuka peluang lebih besar bagi lulusan dalam membangun karier.

Di sisi lain, Dany mengingatkan para lulusan agar tidak hanya mengejar pekerjaan setelah meninggalkan kampus. Menurutnya, bekal pendidikan harus membentuk kemampuan berpikir kritis sekaligus menghasilkan solusi atas persoalan yang dihadapi bangsa.

“Kalian boleh tidak setuju dengan pemerintah, boleh kritik pemimpin kalian,” tegas Dany.

Dia menekankan, perbedaan pandangan terhadap pemerintah maupun pergantian kepemimpinan tidak boleh mengikis kecintaan terhadap Indonesia. Sikap kritis, kata dia, harus tetap berjalan beriringan dengan komitmen untuk memberikan kontribusi kepada negara.

“Jangan pernah lelah mencintai Indonesia,” ujarnya.

Dany juga meminta para alumni tidak memutus hubungan dengan almamater setelah meraih kesuksesan. Ia mengajak lulusan kembali ke UI untuk berkontribusi dalam pengembangan kampus, terutama dalam memperkuat fasilitas riset dan sumber pendanaan jangka panjang.

“Sesukses apa pun kalian nanti, jangan lupakan UI,” kata Dany.

Dia secara khusus mendorong alumni untuk ikut membangun fasilitas penelitian dan endowment fund UI. Menurutnya, keberhasilan lulusan semestinya dapat kembali memberikan manfaat bagi institusi yang telah membentuk mereka.

Pesan tersebut disampaikan Dany sekaligus untuk mengingatkan lulusan agar tetap menghargai para dosen dan guru besar. Ia menilai proses pendidikan, termasuk pengalaman berhadapan dengan pengajar yang memiliki karakter keras, turut membentuk ketangguhan mahasiswa.

Dany juga menyoroti perkembangan UI yang kini berhasil masuk jajaran 200 perguruan tinggi terbaik dunia. Menurut dia, capaian tersebut perlu diikuti dengan kontribusi alumni untuk menjaga dan meningkatkan reputasi almamater.

Kepada lulusan Hubungan Internasional, Dany berpesan agar tidak terpaku pada jalur profesi diplomatik. Ia mendorong mereka melihat peluang di sektor swasta dengan membangun peran sebagai “diplomat perusahaan” yang mampu menjembatani kepentingan bisnis dengan dinamika hubungan antarnegara.

Post Comment