Sterilisasi Kucing Gratis Pemkot Depok, Ringankan Beban Pemilik Hewan

 

Aroundjakarta.com -Program sterilisasi kucing gratis yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Depok mendapat sambutan positif dari masyarakat. Selama tiga hari digelar, 10-12 Agustus 2026, warga dari sejumlah kecamatan tampak antusias mendatangi lokasi untuk memanfaatkan layanan subsidi kesehatan hewan.

Salah seorang warga Depok Dua, Intan, mengaku terbantu dengan adanya layanan sterilisasi gratis tersebut. Program ini dinilai memberikan manfaat bagi para pemilik hewan peliharaan, khususnya dalam membantu
menekan biaya perawatan kucing.

Menurut Intan, biaya sterilisasi di klinik hewan swasta cukup tinggi dan dapat mencapai sekitar Rp500 ribu.

“Membantu banget karena harganya lumayan. Karena ini subsidi, jadi gratis dan sangat membantu secara ekonomi,” ungkapnya seperti dikutip dari depok.go.id.

Hal senada disampaikan Reihan, warga Sawangan, yang membawa kucing jantannya untuk menjalani sterilisasi.

Reihan menilai program tersebut membantu pemilik hewan dalam menjaga kesehatan kucing, terutama pada fase reproduksi.

“Sangat membantu, karena kucing jantan kalau sedang dalam siklus reproduksi dan tidak terpenuhi bisa berisiko sakit,” ujarnya.

Sementara itu, Aisyah, warga Pancoran Mas yang memiliki tiga ekor kucing, mengaku layanan tersebut sangat membantu dalam mengatur anggaran perawatan hewan peliharaannya.

Aisyah berharap program sterilisasi gratis dapat kembali digelar secara rutin sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya.

“Kalau steril sendiri biayanya lumayan mahal. Jadi, saya senang sekali kalau kegiatan ini sering diadakan, supaya dananya bisa dialokasikan buat kebutuhan lain,” tandasnya.

Sterilisasi kucing gratis adalah program operasi pengangkatan organ reproduksi kucing (kebiri untuk jantan, dan pengangkatan ovarium/rahim untuk betina) yang diselenggarakan tanpa biaya oleh pemerintah (seperti Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian).

Tujuan sterilisasi tersebut untuk mengendalikan populasi kucing liar dan peliharaan agar tidak berlipat ganda terlalu cepat, mencegah rabies dan menekan penyebaran penyakit menular pada hewan dan meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan hewan peliharaan.

Bagi yang ingin hewan peliharaannya disteril diharapkan dalam keadaan sehat, tidak sedang flu, tidak bunting, dan tidak sedang menyusui.
Usia minimal umumnya 8 bulan.

Jenis kucing yang disteril biasanya dikhususkan untuk kucing lokal/domestik (kampung) atau program TNR (Trap-Neuter-Return). Saat akan disteril kucing wajib dipuasakan atau makan terakhir 6–8 jam sebelum operasi.(*)

 

 

 

Post Comment